Penerbangan Malam Diberlakukan Dalam Masa Mudik Tahun 2013

Jakarta - Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan menyatakan jumlah pemudik dengan pesawat tahun ini diprediksi meningkat 11,8 persen. "Oleh karena itu, "extra flight" dan penerbangan malam hari disiapkan," ujarnya saat ditemui di sela-sela buka puasa bersama di Kementerian Perhubungan, Selasa malam, 23 Juli 2013.

Penerbangan Malam


Ia menyebut penerbangan malam tersebut tidak mengganggu jadwal penerbangan yang sudah ada. Mangindaan pun menuturkan pemerintah mengawasi penerapan tarif oleh maskapai. Sejauh ini, kata dia, belum ada maskapai yang melewati tarif batas atas. "Kecil kemungkinannya untuk melewati batas atas, karena persaingan tinggi," ucapnya. 

Kementerian Perhubungan menyatakan sampai saat ini baru ada tiga maskapai yang mengajukan permohonan "extra flight" untuk rute domestik. "Masih ada 16 maskapai yang belum," kata Direktur Angkutan Udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Djoko Murjatmodjo, di kantornya, Senin, 22 Juli 2013.

Ketiga maskapai yang sudah mengajukan izin untuk "extra flight" rute domestik adalah Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, serta Sriwijaya Air. Sementara itu, kata Djoko, sepuluh maskapai sudah mengajukane permohonan "extra flight" untuk rute internasional.

Sepuluh maskapai tersebut adalah Malaysia Airlines, AirAsia Berhad, Cathay Pacific, Eva Air, Silk Air, Singapore Airlines, China Airlines, Cebu Pacific Air, AirAsia Indonesia, dan Garuda Indonesia. Djoko menuturkan, Kementerian Perhubungan masih membuka kesempatan bagi maskapai lain untuk mengajukan permohonan "extra flight". 

"Kami tetap buka kesempatan tanpa batas waktu," ucapnya. Ia menjelaskan, sebenarnyamaskapai dapat mengajukan permohonan "extra flight" di luar masa mudik Lebaran. Pengajuan tersebut, kata Djoko, dapat dilakukan jika ada permintaan pasar dan kurangnya kapasitas penerbangan. 

Ia menyebut, hingga saat ini kapasitas "extra flight" mencapai 124 ribu kursi. Djoko menuturkan, kapasitas reguler penerbangan selama masa mudik Lebaran sebanyak 1,4 juta kursi. "Total untuk masa mudik Lebaran, ada 1.572.930 "seat" penerbangan," ucapnya. "Extra flight" tersebut berlaku pada 1-16 Agustus mendatang.

Djoko mengungkapkan, dari total "extra flight" tersebut, 36.188 kursi diantaranya dioperasikan untuk beberapa rute internasional. Destinasi internasional tersebut adalah Kuala Lumpur, Hongkong, Taipei, Singapura, Manila, serta Incheon. Ia mengungkapkan, Kementerian Perhubungan tidak pernah menolak permohonan "extra flight". "Tinggal tergantung, dari bandara bagaimana beri slot-nya," kata dia.

Sumber : tempo



Nama Anda
New Johny WussUpdated: 21:23
CB